You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Turab Kali Jebol, Warga Jalan Kelapa Puan Dirundung Gelisah
photo Suriaman Panjaitan - Beritajakarta.id

Turap Kali Betik Butuh Perbaikan

Warga Jalan Kelapa Puan RT 05/07, Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, mengharapkan instansi terkait melakukan perbaikan turap Kali Betik yang sudah hampir dua tahun jebol. Warga khawatir apabila tidak diperbaiki, saat musim hujan aliran air kali kembali meluap hingga menggenangi pemukiman.

Januari 2014 turap sengaja dijebol agar bisa dilewati alat berat Suku Dinas Tata Air agar Kali Betik bisa dikeruk

"Januari 2014 turap sengaja dijebol agar bisa dilewati alat berat Suku Dinas Tata Air agar Kali Betik bisa dikeruk. Namun setelah selesai pengerukan, turap dibiarkan tetap rusak," keluh Slamet (54), warga Jalan Kelapa Puan RT 05/07, Kamis (8/10).

13 PMKS di Jakut Terjaring Razia

Menurut Slamet, akibat jebolnya turap, saat musim hujan awal tahun ini, pemukiman warga kebanjiran, yang menyebabkan kerugian material tidak sedikit.

"Karena dinding kali jebol, air dari kali luber. Tingginya mencapai 1,5 meter. Banyak warga yang kehilangan harta bendanya karena hanyut terbawa banjir," kata Slamet.

Camat Koja, Rahmat Efendi Lubis dan Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Utara, Kasna tidak bisa dihubungi telepon selulernya, untuk dikonfirmasi jebolnya Kali Betik.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2040 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1010 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye907 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye902 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye786 personFakhrizal Fakhri